Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KAGAMA Filsafat Bahas AI, Nezar Patria: Setiap Keputusan Punya Dimensi Etika

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) meningkatkan relevansi filsafat dan etika dalam masyarakat. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan bahwa meskipun AI mampu mengolah data besar, mengutip, merangkum, dan menjelaskan pemikiran para filsuf, teknologi ini belum dapat berfilsafat seperti manusia. AI masih terbatas dalam membangun pemikiran secara holistik, mendalam, dan radikal. Diskusi ini disampaikan saat membuka diskusi perdana PhiloConnect yang digelar KAGAMA Filsafat di Rumah Kagama, Jakarta, dengan tema "Dari Data menuju Kebijaksanaan: Berpikir Kritis dan Pengambilan Keputusan di Era AI". Nezar menjelaskan bahwa pengembangan AI tidak dapat dipisahkan dari data, model, dan algoritma, yang pada dasarnya mengandung logika dipadukan dengan aritmatika dan matematika tingkat lanjut untuk menghasilkan analisis prediktif maupun probabilitas.

Berita terkait