KAI Recall 7 Trainset INKA, Komponen Rangka Bawah Ditemukan Fraktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan recall terhadap 7 rangkaian kereta produksi PT INKA karena ditemukan fraktur pada komponen rangka bawah yang masuk kategori 'no-go item'. Komponen produksi lokal dari batch yang sama ini diperiksa menggunakan non-destructive test (NDT) dan uji beban maksimum. Hingga saat ini, dua rangkaian telah selesai diperbaiki, sementara lima lainnya dijadwalkan rampung bertahap hingga 9 Oktober.
Selain masalah teknis, KAI melaporkan keterlambatan pengadaan 16 trainset KRL dari INKA, di mana baru 7 unit yang beroperasi. Keterlambatan lebih dari satu tahun ini disebabkan kapasitas produksi INKA yang hanya mencapai 2-3 unit per tahun dari proyeksi awal 8 unit. Pengadaan armada baru, termasuk opsi impor dari CRRC China, menjadi krusial untuk mengganti kereta tua berusia rata-rata 41 tahun guna melayani peningkatan penumpang KRL Jabodetabek yang kini mencapai 1,1 juta orang per hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.47
KAI Usul Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Kereta
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.16
KAI Bakal Perpanjang Rute KRL hingga Cikampek-Cigombong, Kelar 2028
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.24
Headway KRL Green Line Bakal Dipangkas Jadi 4-5 Menit
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.21
Penumpang KRL Tembus 1,1 Juta Orang Per Hari
Berita terkait
Rute KRL Mau Diperpanjang, Armada Diminta Siap
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.51
Saat PT KAI Dapat Lampu Hijau dari DPR untuk Impor KRL Bekas
kumparan · 24 September 2026 pukul 08.34
KAI Bakal Impor Kereta Bekas dari Jepang, Ini Alasannya
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 07.00
Ini Pertimbangan Bos KAI Minta Izin Impor KRL Bekas
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.25