Kalimantan Tercekik Asap Kebakaran Hutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328440/original/005628000_1787194888-pal1.jpg)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan sejak Juli 2026 menyebabkan kabut asap tebal yang mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan membuat siang terlihat seperti malam. Di Palangka Raya, BPBD mencatat 298 kejadian kebakaran selama 1 Juni hingga 19 Agustus 2026, membakar 261,41 hektare lahan. Kalimantan Barat mencatat 4.874 titik panas pada Juli 2026, naik 1.897 persen dari Juni, sementara Kalimantan Tengah mencatat 2.821 titik panas. Dampak kesehatan serius, dengan 21.000 penderita ISPA di Kalimantan hingga Agustus 2026, sebagian besar di kalangan masyarakat adat yang jauh dari layanan kesehatan. Masyarakat kesulitan mendapatkan masker dan bingung mengungsi karena hampir seluruh wilayah terdampak asap. Relawan Youth Act Kalimantan kesulitan memadamkan api akibat personel terbatas, sumber air langka, dan kesulitan memadamkan api di lahan gambut yang menyembunyikan titik api di bawah tanah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.17
Singapura Wanti-wanti Warganya soal Kabut Asap Imbas Kebakaran Hutan RI
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.41
Komisi IV Desak Penanganan Karhutla Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.23
Komisi IV DPR Desak Penanganan Karhutla di Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.46
Gubernur Kalsel Muhidin Minta APH Tindak Tegas Pelaku Karhutla
Berita terkait
Kalimatan Tercekik Asap Kebakaran Hutan
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 05.03
Kabut Asap Imbas Kebakaran Hutan Mulai Lumpuhkan Penerbangan di Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.20
1.487 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Kalimantan, Terbanyak di Kalteng
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.01
Hotspot Karhutla di Kalimantan Mencapai 1.487 Titik, Kalteng Paling Tinggi
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.46