Kanselir Jerman Kecam Menteri Israel Soal Bunuh Warga Palestina!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyatakan dukungannya terhadap pembunuian terarah di Gaza, termasuk dengan menyatakan bahwa 30 hingga 40 warga Palestina harus 'dihilangkan' setiap malamnya. Ben-Gvir juga menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza tidak layak hidup dan bahkan 'bukan manusia'. Pernyataannya ini mendapat kecaman keras dari berbagai pihak internasional.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan kecaman tegas terhadap seruan Ben-Gvir yang dianggap tidak manusiawi dan bertentangan dengan hukum internasional. Melalui juru bicaranya, Merz juga mengkritik rencana Israel untuk mempercepat pembangunan permukiman di Tepi Barat, menyatakan keprihatinan besar terhadap langkah-langkah tersebut dan menegaskan bahwa Israel sebagai kekuatan pendudukan harus memperlakukan warga Palestina secara manusiawi.
Sejumlah tokoh Jerman, termasuk Wakil Kanselir Lars Klingbeil dan anggota parlemen Eropa Hildegard Bentele, mendukung penerapan sanksi terhadap Ben-Gvir. Partai Hijau dan Partai Kiri juga menuntut konsekuensi keras, termasuk larangan masuk dan penangguhan ekspor senjata ke Israel. Dewan Pusat Yahudi dan Dewan Gereja Evangelis di Jerman juga menyatakan kemarahan dan kekecewaan atas pernyataan Ben-Gvir yang dianggap merusak citra Israel dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 04.37
Rencana Israel Buka Tender Permukiman di E1 Tepi Barat Panen Kecaman Negara Barat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.01
Israel Akhirnya Akui Tembaki Mobil yang Ditumpangi Hind Rajab, Bocah 5 Tahun di Gaza
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 09.00
Prancis Kecam Kekerasan yang Dilakukan Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 08.00
Israel Siapkan Penjara Khusus Terpidana Mati yang Dilengkapi Ruang Eksekusi
Berita terkait
Israel Akhirnya Akui Tentaranya Tembaki Mobil yang Ditumpangi Hind Rajab
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.10
Pilu Ribuan Orang Masih Hilang di Gaza Usai Gencatan Senjata
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.49
PBB Sebut hanya Tiga Persen Lahan Pertanian di Gaza yang Bisa Diakses dan Tidak Rusak
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 08.00
Irlandia Bebaskan Visa Penjajah Israel dan Tolak 63 Persen Warga Palestina
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.22