PM Inggris Bela Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, membela keputusan pemerintahnya menjatuhkan sanksi terhadap permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Langkah ini diambil untuk melawan ketidakadilan dan mencegah runtuhnya solusi dua negara yang dianggap mengancam stabilitas Timur Tengah. Kebijakan ini telah dikonsultasikan dengan badan keamanan serta Kementerian Luar Negeri Inggris.
Sanksi tersebut meliputi larangan impor dari permukiman ilegal, sanksi bagi perusahaan atau individu yang memfasilitasi perluasan permukiman, serta tindakan terhadap penghuni ekstremis yang menghasut kekerasan terhadap warga Palestina. Sebagai respons, Israel memerintahkan penutupan Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dalam 30 hari dan mencabut akreditasi diplomat Inggris di sana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.04
PM Inggris: Dunia Harus Bantu Palestina Jangan Takut Dicap Anti-Israel
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.27
Israel Balas Sanksi Inggris, Konsulat di Yerusalem Ditutup
Berita terkait
Dubes Palestina Menyambut Baik Pengumuman Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
VOI · 9 September 2026 pukul 14.45
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
100 Orang Tewas Akibat Serangan Pasukan dan Pemukim Israel di Tepi Barat Sejak Awal 2026
VOI · 9 September 2026 pukul 08.00