Kapal Terdampar Usai Lintasi "Jalur Tengkorak", Sedikitnya 83 Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tragedi kapal migrasi dari Gambia menewaskan 83 orang di lepas pantai Kepulauan Canary, Spanyol. Kapal dengan sekitar 127 penumpang terdampar selama 27 hari, meninggalkan Gambia pada Juli 2026. Hanya 44 penyelamat dengan kondisi fisik buruk, termasuk 3 yang dirawat intensif. Menurut LSM Caminando Fronteras, 1.317 migran meninggal di jalur Atlantik sejak Januari 2026, menandakan krisis berkelanjutan jalur migrasi Eropa. Otoritas maritim belum memastikan jumlah sebenar penumpang, sementara korban termasuk 4 perempuan dan 1 bayi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 05.22
PM Spanyol Tegaskan Tak Ada Bukti Maroko Dalangi Krisis Migran di Ceuta
Berita terkait
Negara di Ambang Krisis Baru, 50.000 Warga Gelar Aksi di Ibu Kota
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 14.35
Krisis Ceuta Reda, UE Bantu Pengamanan Perbatasan Spanyol
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.21
Tragedi Ceuta: 90 migran tewas saat menuju wilayah Spanyol dari Maroko
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 17.37
Spanyol Berang dengan Sikap Eropa Terkait Krisis Migran Ilegal di Ceuta
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 10.10