Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kapolda Sumsel Beberkan Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho memaparkan strategi pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2026 yang komprehensif. Strategi meliputi pencegahan dini sejak awal tahun, kolaborasi edukasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa, hingga penegakan hukum tegas. Pada bulan Februari 2026, Bapak Kapolri mengecek kesiapsiagaan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Upaya preventif dilakukan melalui edukasi masuk ke akar rumput agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar, didukung oleh Instruksi Menteri Dalam Negeri. Di sisi lain, tindakan represif dilakukan dengan menahan tersangka yang membandel. Hingga kini, Polda Sumsel telah menangani 15 Laporan Polisi dan menahan 17 tersangka terkait pembakaran hutan dan lahan.

Rapat penanggulangan Karhutla 2026 dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Sumsel Herman Deru. Kapolda menekankan bahwa penegakan hukum adalah langkah terakhir, sementara pencegahan menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan titik api kepada aparat terkait. Dengan pendekatan terpadu satu komando, Sumatera Selatan diharapkan dapat melewati musim kemarau 2026 tanpa status darurat kabut asap.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait