Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Berau, Kalimantan Timur tidak mengancam langsung habitat orangutan. Ia menekankan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla yang sedang dilakukan pemerintah, termasuk patroli rutin di kawasan habitat orangutan. Raja Juli juga menyatakan bahwa kondisi cuaca tahun ini semakin ekstrim akibat fenomena El Nino yang datang lebih cepat dan lebih kuat dibandingkan prediksi sebelumnya.

Meskipun pemerintah menyatakan tidak ada ancaman langsung, data menunjukkan bahwa karhutla di Kalimantan secara umum tetap menjadi ancaman bagi populasi orangutan. Pada tahun 2016, diperkirakan terdapat sekitar 57.350 individu orangutan Kalimantan di pulau tersebut, namun jumlah ini mengalami penurunan sebesar 80 persen dalam kurang dari 50 tahun. CEO Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation, Jamartin Sihite, mengungkapkan bahwa titik api karhutla semakin mendekat ke habitat orangutan, terutama di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Jamartin juga menyoroti dampak asap karhutla terhadap ekosistem hutan. Asap dapat mengganggu fungsi polinasi lebah dan menghambat pembuahan serta pembentukan buah pada tanaman, yang pada gilirannya mengancam sumber makanan alami orangutan. Data dari pusat penelitian di Tuanan menunjukkan bahwa semakin lama asap karhutla berlangsung, semakin berkurangnya peluang bagi tanaman hutan untuk berkembang secara alami.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait