Menakar Efek Domino Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Beberapa wilayah Indonesia masih berjuang melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang tak hanya menyebabkan titik panas (hotspot) tetapi juga dampak serangan asap hingga ke wilayah lain. Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyatakan bahwa karhutla kali ini lebih parah dibandingkan peristiwa sebelumnya dan berpotensi mencapai puncaknya pada September 2025 akibat El Niño. Pemerintah, termasuk Presiden Prabowo, telah menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pemadaman. Upaya pemadaman melibatkan puluhan helikopter, belasan pesawat, ratusan bor air, pompa air, dan ribuan petugas. Pemerintah menargetkan seluruh titik karhutla selesai ditangani dalam satu hingga dua minggu kedepan. Di balik pemadaman, ancaman dampak ekologis karhutla juga menjadi perhatian, termasuk ketimpangan ekologi dan efek domino lainnya. DetikSore akan mengulas dampak tersebut secara mendalam bersama pakar IPB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 15.05
Pemegang PBPH Wajib Lakukan Langkah Ekstra untuk Tangani Karhutla
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 02.30
Karhutla Tahun Ini Tak Separah Sebelumnya, Prabowo Ajak Manfaatkan Peluang dan Antisipasi di Masa Depan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.10
Bukan Cuma El Nino, Ini Penyebab Kebakaran Bertubi-tubi Hantam RI
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.10
Sejumlah Media Asing Soroti Karhutla di Kalimantan yang Asapnya Menyebar ke Negara Tetangga
Berita terkait
BNPB Minta Warga Langsung Laporkan Temuan Titik Api Karhutla
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.25
Ketua DPD Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Penyebab Karhutla
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.12
Karhutla Mengancam, Menhut Tak Segan Tindak yang Berani Buka Lahan dengan Pembakaran
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 19.01
Prabowo Cek Kebakaran Hutan Tanpa Menhut dan Menteri LH, Ini Alasannya
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.23