Kartu Kredit Indonesia Resmi Meluncur, BI Siapkan Transaksi Digital hingga Kartu Fisik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel pada 17 Agustus 2026. KKI hadir dalam tiga tahap: pertama sebagai kartu digital untuk transaksi QRIS, kedua sebagai kartu kredit digital untuk transaksi daring, ketiga sebagai kartu fisik. First mover meliputi BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata, dan Mega. BSI siap mengembangkan KKI syariah.
BI juga memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. MDR 0 persen diberikan ke UMI untuk transaksi ≤ Rp500.000 dan diperluas ke merchant kecil-menengah-besar untuk transaksi ≤ Rp100.000. Pengguna QRIS mencapai 65,77 juta (termasuk 6,23 juta baru Januari-Juni 2026), merchant 44,86 juta (96,68% UMKM). Transaksi QRIS semester I 2026 mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp1,12 kuadriliun, tumbuh 93,92% YoY.
BI membuka peluang bagi bank dan non-bank PJP untuk menjadi penerbit KKI. KKI bersifat interoperabel, mirip QRIS yang dapat digunakan berbagai aplikasi pembayaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.45
BCA Siap Implementasikan KKI, Bisa Jadi Sumber Dana QRIS
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Kartu Kredit Indonesia Resmi Diluncurkan! Begini Cara Pakainya
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.30
Mengenal Kartu Kredit Indonesia, Apa Kelebihannya?
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Mengenal KKI, Kartu Kredit Bisa Bayar Pakai QRIS
Berita terkait
BI dan BCTL Teken MoU, QRIS Siap Diperluas hingga ke Timor Leste
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.11
QRIS Dipakai 67 Juta Orang Indonesia, BI: Pedagang Tak Boleh Tolak Uang Tunai
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 15.52
32.457 Kartu Kredit Indonesia Terbit dalam Sebulan, Hampir 8.000 Aktif
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.20
KKI Baru 'Seumur Jagung', Sudah 32.457 Kartu Diterbitkan Bank
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.33