Kasus Mafia di BPN, KPK Juga Usut Terkait Mutasi-Rotasi Jabatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK masih menelusuri dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Agraria dan ATR/BPN. Penyidikan tidak hanya mencakup pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB), tetapi juga mutasi dan rotasi jabatan yang diduga berhubungan dengan aliran uang Rp 106,3 miliar. Pada operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 September 2024, KPK mengamankan 19 orang dan menetapkan 8 orang sebagai tersangka, termasuk pejabat BPN dan pihak swarmawa. Tiga tersangka di antara pihak swasta diduga menjadi orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Taufik Husein menyatakan tim masih fokus pada penggeledahan dan penyitaan barang bukti, sehingga detail lebih lanjut mengenai mutasi jabatan belum dapat diungkapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.59
Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Mangkir Pemeriksaan KPK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.11
KPK Tahan Bupati Boltara Sirajudin Lasena
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.35
KPK Usut Asal Usul Kepemilikan Belasan Aset Mewah Saksi Kasus Ade Kuswara
JawaPos · 21 September 2026 pukul 20.45
KPK: Ipda Yayat Sudrajat Punya Belasan Aset Mewah di Jakarta hingga Sukabumi
Berita terkait
KPK Geledah Kantor PT Summarecon Bogor
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.28
KPK Dalami Setoran Rp10 Miliar ke Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.42
Dari OTT ke Penggeledahan Ruang Dirjen, KPK Telusuri Jejak Suap ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.30
3 Klaster Korupsi, Struktur Bayangan, dan Alur Perintah di BPN Sedang Diusut KPK
kumparan · 17 September 2026 pukul 13.04