Dari OTT ke Penggeledahan Ruang Dirjen, KPK Telusuri Jejak Suap ATR/BPN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN pada 17 September 2026 untuk mengumpulkan bukti kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor. Penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik dari ruangan tiga direktur jenderal serta beberapa direktorat terkait, namun tidak menggeledah ruangan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Kasus ini berawal dari OTT pada 14 September 2026 dengan delapan tersangka, termasuk Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. KPK menduga terdapat penerimaan dana besar lainnya selain suap dari pihak Summarecon yang kini tengah didalami lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.06
KPK Sita Barbuk 3 Koper Usai 6 Jam Geledah Ruangan Dirjen Lampri ATR
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 16.03
Kantor ATR/BPN berjalan normal di tengah penggeledahan KPK
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 13.06
KPK geledah beberapa ruangan di Kementerian ATR/BPN
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.15
Anak Buahnya Diringkus KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Menghilang, Wakilnya Bilang Gini
Berita terkait
KPK Dalami Setoran Rp10 Miliar ke Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.42
Kasus Suap ATR/BPN, KPK Diminta Bongkar Pola Korupsi Mafia Pertanahan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.35
KPK Endus Aroma Korupsi di 3 Ruangan Dirjen Kementerian ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.47
Rumah Nusron Wahid Luput dari Penggeledahan KPK, Ini Penjelasannya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.41