Kata-kata Panglima Jilah Usai Temui Prabowo soal Hutan Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Panglima Jilah, pemimpin Pasukan Merah Tariu Borneu Bangkule Rajakng (TBBR), bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Jumat (28/8) untuk membahas isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Dalam pertemuan tersebut, Panglima Jilah menegaskan bahwa praktik berladang masyarakat adat, khususnya suku Dayak, telah berlangsung selama ribuan tahun dan tidak bisa disalahkan sebagai penyebab karhutla terkini. Menurutnya, masyarakat Dayak tidak berladang di lahan gambut yang tebal dan rentan menimbulkan asap, melainkan di lahan mineral. Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat adat memiliki mekanisme pengawasan dan sosialisasi melalui tokoh adat agar pembakaran tidak dilakukan sembarangan.
Panglima Jilah meminta agar masyarakat adat yang berladang tidak disalahkan sebagai penyebab karhutla, karena praktik mereka berbeda dengan pembukaan lahan untuk perkebunan. Ia menegaskan bahwa larangan pembakaran lahan secara terbuka sebaiknya tidak diterapkan kepada kearifan lokal masyarakat adat. Presiden Prabowo Subianto pun diduga mendukung sikap ini. Panglima Jilah juga menyampaikan kekhawatiran bahwa sebagian peladang mungkin ditangkap secara salah karena kesulitan membedakan antara aktivitas berladang dan perkebunan. Ia menyatakan bahwa masyarakat adat akan ikut menyelidiki dan menyeleksi kasus serupa untuk mencegah penyalahkan yang tidak adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.58
Hotspot Karhutla di Kalteng Bertambah 876 Titik, Jarak Pandang 1 Km
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 15.15
Hotspot Karhutla Sentuh 20 Ribu Titik, Kalteng dan Kalbar Paling Parah
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 08.45
Prabowo Kumpulkan Menhan-Panglima TNI di Hambalang, Bahas Rekrutmen Prajurit Dayak hingga Karhutla
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.58
Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI
Berita terkait
Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas Pelaku Karhutla di Kalimantan,4 Korporasi Diselidiki
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 09.47
Prabowo Tegaskan Pembakar Hutan Bakal Dihukum
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.46
Prabowo Tegaskan Korporasi Pembakar Hutan Harus Ditindak, Aparat Diminta Turun Langsung
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 05.45
Legislator Kalbar Dorong Kerja Ekstra Padamkan Karhutla, Singgung Anggaran
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.08