Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kata-Kata Pengusaha Sepatu Usai Prabowo Ganti Menteri Perindustrian

Menteri Perindustrian baru yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 adalah M. Sarmuji, yang sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar. Ia menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang dialihkan menjadi Menteri Sosial. Pergantian ini menimbulkan harapan dan kekhawatiran di kalangan pelaku industri padat karya, khususnya industri alas kaki yang banyak bergantung pada ekspor.

Industri sepatu, yang mayoritasnya merupakan ekspor sepatu olahraga dan sneakers sebesar US$8 miliar, menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya tenaga kerja yang mencapai 25%-30% dari total biaya produksi. Harijanto, Wakil Ketua Umum Aprisindo, menyampaikan bahwa kenaikan biaya tenaga kerja harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas agar industri tetap kompetitif di pasar global. Jika tidak, industri berisiko collapse akibat kehilangan pesanan ekspor ke negara pesaing.

Pelaku industri mengharapkan kebijakan baru dari Kementerian Perindustrian dapat mendukung daya saing ekspor tanpa memberatkan industri. Produktivitas hanya bisa naik sekitar 2% per tahun, sementara penyesuaian harga dari buyer asing maksimal 2%-3%. Ketimpangan ini membuat industri rentan jika biaya tenaga kerja terus naik tanpa peningkatan produktivitas yang sejalan.

Berita terkait