Kebakaran Hutan Belum Mereda, 6 Provinsi Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364166/original/001813400_1759043139-2.jpg)
Kementerian Pertahanan bersama TNI dan BNPB mengkoordinasikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera yang masih dinamis. Berdasarkan data per 7 September 2026, enam provinsi menjadi prioritas: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Operasi dilakukan secara terpadu meliputi pemantauan, pemadaman titik api, waterbombing dari udara, operasi modifikasi cuaca, serta dukungan logistik dan kesehatan. Tri Budi Utomo menegaskan seluruh sumber daya TNI akan digerakkan untuk mempercepat pengendalian karhutla dan membantu masyarakat terdampak. Operasi penyelamatan, pemadaman, dan distribusi bantuan berjalan 24 jam tanpa henti. Informasi terbaru disampaikan melalui satu pintu guna mencegah penyebaran informasi tidak valid.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 23.00
WALHI Catat 6.902 Hotspot Karhutla, Hampir 50 Persen di Areal Korporasi
VOI · 7 September 2026 pukul 21.22
Karhutla Kaltara Terendah di Kalimantan, Kewaspadaan Tetap Diperketat
VOI · 7 September 2026 pukul 17.20
Karhutla 72 Ribu Hektare, BNPB Sebut 939 Hektare Masih Terbakar
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 15.49
Kapolri Ungkap 8 Korporasi Diproses Kasus Karhutla, 138 Tersangka Sudah Diamankan
Berita terkait
BNPB Ungkap Situasi Karhutla di Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat
Detik.com · 4 September 2026 pukul 19.47
Komnas HAM minta penanganan karhutla lindungi hak warga terdampak
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 12.35
Percepat Penanganan Karhutla Kalimantan dan Sumatera!
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.45
Istana Negara Ungkap Belum Perlu Bentuk Satgas Khusus Karhutla
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.31