WALHI Catat 6.902 Hotspot Karhutla, Hampir 50 Persen di Areal Korporasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mencatat 6.902 titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 25–31 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 5.201 titik terpusat di Pulau Kalimantan, menyebabkan ISPU di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. Hampir 50 persen hotspot terindikasi berada di areal kerja korporasi sektor kehutanan dan perkebunan kelapa sawit, termasuk perusahaan seperti PT Arjuna Utama Sawit (165 titik), PT Sawit Gawin Itah Samandiai (38 titik), dan PT Inhutani III Nangapinah (188 titik).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 11.16
Prabowo Minta Kapolri Tindak Korporasi yang Terlibat Karhutla: Cabut Izinnya!
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.25
Prabowo Ultimatum Korporasi Biang Kerok Karhutla: Ini Sudah Kelewatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 20.01
Prabowo Meradang, Minta Kapolri Ungkap Korporasi Terlibat Karhutla
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.09
138 Tersangka Karhutla, Prabowo Minta Polisi Bongkar Korporasi yang Terlibat
Berita terkait
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Korporasi dan Pemilik di Balik Karhutla
VOI · 8 September 2026 pukul 08.15
Karhutla Kaltara Terendah di Kalimantan, Kewaspadaan Tetap Diperketat
VOI · 7 September 2026 pukul 21.22
Karhutla 72 Ribu Hektare, BNPB Sebut 939 Hektare Masih Terbakar
VOI · 7 September 2026 pukul 17.20
Usut Kasus Karhutla, Kapolri: Kami Sudah Menetapkan 138 Tersangka
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 16.55