Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kebijakan Trump Dinilai Kacau Balau, Ini 3 Pemicu Partai Republik Akan Mengalami Kekalahan Besar

Para ahli strategi Partai Republik AS khawatir partai akan kehilangan kendali Kongres dalam pemilihan umum sela November 2026, akibat kegagalan Presiden Donald Trump dalam menurunkan inflasi dan menghentikan konflik di luar negeri. Menurut laporan Bloomberg, jajap pendapat menunjukkan meningkatnya frustrasi pemilih terhadap kebijakan Trump, terutama terkait perang dengan Iran dan kenaikan harga bahan bakar. Amy Walter dari Cook Political Report membandingkan situasi ini dengan pemilu 2006, ketika perang Irak menyebabkan kekalahan besar bagi Partai Republik. Ia menyatakan bahwa kebijakan Trump justru bertolak belakang dengan janji kampanyenya untuk menurunkan harga dan menjauhkan AS dari perang tak berujung di Timur Tengah, sehingga menimbulkan kekecewaan dan kebingungan di kalangan pemilih yang mendukungnya. Survei terbaru Ipsos-Reuters menunjukkan 63 persen warga Amerika tidak menyetujui cara Trump menangani agresi terhadap Iran, sementara hanya 25 persen yang mendukung. Pemilihan umum sela akan memperebutkan 435 kursi DPR dan 35 kursi Senat. Menjelang pemilu, tingkat kepuasan publik terhadap Trump turun ke titik terendah dalam masa kepresidenannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait