Kecurigaan Keluarga dan Komunikasi Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sutrimo, pria asal Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas, ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Awalnya, keluarga menerima mayat yang sudah dikafani dan langsung memakamkan jenazah tanpa kecurigaan. Namun, kecurigaan muncul ketika barang pribadi Sutrimo seperti ponsel dan dompet tidak dikembalikan, meskipun sempat diberi kabar akan dikirimkan menyusul. Keluarga juga mempertanyakan orang yang mengantarkan jenazah, yang ternyata nomor teleponnya tidak lagi aktif. Selain itu, keluarga mendapati dokumen kronologi kematian yang tidak pernah disampaikan, yang menyebutkan adanya busa keluar dari mulut dan hidung Sutrimo, hal yang tidak pernah mereka lihat dalam laporan rumah sakit. Keluarga merasa dilema karena minimnya dukungan finansial dan takut menghadapi perkara besar yang melibatkan tokoh publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.35
Pihak Keluarga Ungkap Awal Mula Sutrimo Kerja di Rumah Febrie Adriansyah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.49
Febrie Adriansyah Minta Tunggu Informasi Resmi Polisi soal Meninggalnya Sutrimo
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.36
Kubu Febrie Bantah Isu Sutrimo Pernah Jadi Kepala Rumah Tangga
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.41
Sutrimo Kirim Foto Duduk Seberang Rumah Febrie ke Adik Sebelum Ditemukan Tewas
Berita terkait
Keluarga Lapor Kejanggalan Kematian Sutrimo, Polda Jateng Ungkap Alasannya
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.22
Misteri Barang Sutrimo 'Hilang' Diusut Polisi
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.18
Kesaksian Pengacara Keluarga Saat Makam Sutrimo Diekshumasi Polisi
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.52
Pihak Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo Bukan Karumga, Tapi Penjaga Rumah Kosong
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 07.53