Kelanjutan Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Modi: BPS dan MOSPI Kerja Sama Penguatan Statistik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menghadiri pertemuan Kepala Kantor Statistik Nasional (NSO) negara-negara BRICS di Lucknow, India. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi statistik resmi di tengah dinamika global yang kompleks. Di sela-sela acara, BPS RI menggelar pertemuan bilateral dengan Ministry of Statistics and Programme Implementation (MoSPI) India yang diwakili Secretary General Saurabh Garg.
Kedua belah pihak menandatangani Letter of Intent (LOI) sebagai komitmen penguatan kerja sama kelembagaan. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran metodologi dan praktik baik, transformasi digital statistik, pelatihan bersama, serta kolaborasi teknis lainnya.
Kerja sama ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo pasca kunjungan kenegaraan PM Narendra Modi ke Indonesia pada awal Juli lalu. Secara spesifik, BPS dan MoSPI berencana memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk diseminasi statistik serta mengembangkan digitalisasi proses bisnis statistik kedua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.37
BPS RI & MOSPI India Tandatangani Kerja Sama untuk Penguatan Statistik
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.39
Makin Banyak Orang RI Kerja Paruh Waktu, Kini Tembus 38,41 Juta
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.55
BPS Resmi Rilis Indeks Kepuasaan Layanan Haji, Nilainya 83,28 di 2026
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.00
Kemiskinan di Perdesaan Jateng Lebih Tinggi daripada Perkotaan
Berita terkait
10,58 Juta Turis Asing Plesir ke Indonesia, Tertinggi Sejak 2020
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.08
Kunjungan Turis Asing ke RI Capai 10,58 Juta sampai Agustus 2026
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.50
10,58 Juta Wisman Masuk RI hingga Agustus, Mobilitas Wisnus Juga Naik
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.30
Warga Ramai Naik Feri dan Kereta, Penumpang Pesawat Melandai
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.05