Kematian Sutrimo Dinilai Tak Wajar, IPW Dorong Polisi Ungkap Penyebab dan Pelakunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kematian Sutrimo, penjaga rumah kosan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, sebagai kematian tidak wajar. Hal ini didasari karena Kasus ditangani Polisi ke tahap penyidikan, yang menunjukkan adanya dugaan peristiwa pidana. Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah Sutrimo korban pembunuhan atau pembunuhan berencana. Pemeriksaan forensik jenazah diperkirakan selesai dalam seminggu lagi untuk mengungkap penyebab kematian dan kemungkinan adanya racun. Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menerapkan pasal pembunuhan berencana dan telah memeriksa 24 saksi terkait kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 21.16
IPW Dorong Polisi Segera Ungkap Kematian Sutrimo, Penjaga Rumah Febrie Adriansyah
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.51
IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 16.00
Identifikasi Potongan Kaki di Kali Grogol Depok Terkendala Kondisi Membusuk
Berita terkait
Makam Sutrimo Dibongkar Hari Ini, Polisi Cari Petunjuk Kematian Tak Wajar
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.15
Polda Metro Usut Kasus Sutrimo, Selidiki Dugaan Meninggal Tak Wajar
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.26
Polisi Dalami Dugaan Racun Penyebab Kematian Sutrimo
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.44
Ekshumasi Sutrimo, Tim Dokter Tak Temukan Luka Benda Tajam-Tumpul
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.31