Kemenag NTB Baru Tahu Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat NWDI, Lombok Tengah, NTB, baru diketahui Kemenag NTB setelah videonya beredar viral. Kepala Bidang Pondok Pesantren Kemenag NTB, M Ali Fikri, mengakui pihaknya tidak mengetahui laporan sebelumnya meski kasus telah dilaporkan kepolisian sejak Februari 2025. Setelah kasus ini menyoroti, sejumlah wali santri memilih menjemput anak mereka, dan ponpes menghentikan aktivitas pembelajaran. Kemenag fokus memastikan para santri yang berhenti tetap dapat melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun agama. Namun, kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan pondok pesantren selama ini, terutama mengingat Kemenag baru menyadari kekerasan di lingkungan pesantren setelah video viral. Kemenag juga mengakui adanya banyak kejadian serupa yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah
kumparan · 23 September 2026 pukul 11.34
Kasus Pemerkosaan di Ponpes Ash-Sholihah Memasuki Tahap Penyidikan
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 16.45
Ponpes Ash-Sholihah soal Kasus Pemerkosaan: Pelaku Sudah Dipecat
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.14
Mas Bechi Bukan Bebas Murni, Bapas Malang Ungkap Proses Pembebasan Bersyaratnya
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.31