Ponpes Ash-Sholihah soal Kasus Pemerkosaan: Pelaku Sudah Dipecat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pondok Pesantren Ash-Sholihah, Mlati, Sleman, menanggapi kasus pemerkosaan terhadap seorang perempuan (FN, 21) oleh staf pengajar NH, menantu keluarga pondok. Korban hamil dan keluarga melaporkan ke Polresta Sleman pada 7 September 2026. Pondok menyatakan NH tidak lagi menjadi pengasuh, telah dipecat setelah penyelidikan internal pada Juli 2026 karena perselingkuhan. Kasus pertama terjadi Desember 2025, kedua Januari 2026 di rumah NH. Pondok memfasilitasi nikah sisi antara NH dan FN pada 7 Juli 2026. Kuasa hukum korban menuntut proses hukum cepat diadili. Polresta Sleman membenarkan laporan masuk, proses penyelidikan masih berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.14
Ponpes di Sleman Respons Dugaan Pengurus Perkosa Santri hingga Hamil
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.24
3 Remaja Sampang Seret dan Perkosa Siswi di Toilet Sekolah, Aksinya Direkam
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.07
Diduga Hamili Santriwati, Pengurus Ponpes di Sleman Dilaporkan kepada Polisi
Berita terkait
Pengurus Ponpes di Sleman Diduga Perkosa Santri hingga Hamil
kumparan · 10 September 2026 pukul 15.13
Bayi yang Dikubur Sejoli di Semarang Ternyata Ditemukan Ayah Pelaku
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.50
Guru SMA di Jombang Diduga Perkosa Mantan Murid Sebanyak 13 Kali Selama Bersekolah
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 21.20
Polisi Sebut Ada Luka di Kepala Mayat Wanita Misterius yang Terbakar di Demak
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.16