Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenag perkuat transformasi madrasah lewat revitalisasi-digitalisasi

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan transformasi madrasah terus diperkuat melalui revitalisasi infrastruktur, digitalisasi pembelajaran, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan pengarusutamaan Ekoteologi. Langkah ini menjadi strategi Kementerian Agama menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menag menyebut pembangunan sumber daya manusia adalah investasi terbesar bangsa, sehingga lulusan madrasah diharapkan unggul secara akademik sekaligus berkarakter, toleran, dan peduli lingkungan.

Dukungan infrastruktur telah diwujudkan dengan revitalisasi 556 madrasah dan sekolah keagamaan, pembangunan 352 madrasah, serta 34 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Digitalisasi diperluas lewat distribusi 2.180 Papan Interaktif Digital (PID) kepada 551 madrasah di berbagai daerah. Sementara itu, KBC menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Penguatan karakter diperluas melalui Program Ekoteologi yang mengintegrasikan nilai agama dengan pelestarian lingkungan. Aksi nyata meliputi gerakan penanaman sejuta pohon, pelestarian mangrove dan terumbu karang, hingga pemanfaatan eco-enzyme sebagai wujud pengamalan nilai agama dalam menjaga bumi.

Berita terkait