Kemenag Sayangkan Muncul Buku 'Memburu Muhammad': Potensi Bikin Gaduh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan kekhawatiran terkait kemunculan buku cerpen 'Memburu Muhammad' yang diduga berisi materi penistaan agama. Kabiro Humas Kemenag Thobib Al Ashar menilai buku tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan dan menyinggung keyakinan umat beragama. Ia menekankan kebebasan berekspresi harus berjalan selaras dengan tanggung jawab serta penghormatan terhadap nilai-nilai luhur dan keyakinan orang lain, serta mengajak semua pihak tidak melakukan tindakan provokatif. Kemenag juga menyayangkan munculnya buku 'Bukan Perawan Maria' yang menyama-samakan kontroversi. Sementara itu, Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan informasi mengenai buku kontroversial tersebut akan didalami oleh pihak kepolisian, baik dari Direktorat Siber maupun Ditreskrimum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 15.52
Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Penistaan Agama Buku Memburu Muhammad
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.06
Kemenag Buka Suara soal Buku 'Memburu Muhammad'
Berita terkait
Menguji Batas Kebebasan Berekspresi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 05.00
Wamenag soal Kasus Hafalan Qur'an demi Miras: Hukum Harus Ditegakkan
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.18
Polisi Dalami Dugaan Penistaan Agama 2 Buku Serial Trilogi Islamisme Magis
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.44
Usai Gelombang Demo Mahasiswa, Rektor Unisa Resmi Dicopot Menag
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 00.00