Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menginstruksikan pemerintah daerah untuk memperkuat pengendalian harga pangan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Intervensi diminta menyesuaikan karakteristik wilayah dan data terkini, terutama untuk komoditas pemicu inflasi seperti beras dan cabai. Langkah ini krusial mengingat tekanan harga masih terasa hingga awal Oktober 2026.
Data BPS menunjukkan inflasi September 2026 sebesar 0,30% (mtm) dan 3,28% (yoy). Kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) terjadi di 292 kabupaten/kota untuk cabai merah, 259 untuk cabai rawit, dan 116 untuk beras. Selain pangan, sektor transportasi turut berkontribusi terhadap inflasi sebesar 0,58%. Pemda diminta mengantisipasi fluktuasi harga akhir tahun melalui langkah konkret produksi dan distribusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.05
Kemendagri Minta Pemda Perkuat Intervensi Kendalikan Harga Pangan
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.50
Cabai Mahal & Harga Ayam Hidup Anjlok, Begini Jawaban Mentan
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 17.21
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.45
BPS Waspadai Lonjakan Harga Cabai Rawit
Berita terkait
Harga Pangan 23 September 2026: Cabai Merah Keriting Tembus Rp 86.400 per Kg
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.47
Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan Daerah
Detik.com · 21 September 2026 pukul 14.44
Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.25
Cabai Merah dan Beras Naik, BPS Ingatkan Efek Inflasi pada Desember
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.46