Kemendikdasmen Perluas PJJ, ATS Bisa Belajar Mandiri dan Tetap dapat Ijazah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas pendidikan jarak jauh (PJJ) untuk menjangkau anak tidak sekolah (ATS). Direktur Jenderal Tatang Muttaqin menyatakan PJJ sebagai solusi bagi ATS yang menghadapi kendala geografis, ekonomis, dan sosial psikologis. Sistem pendidikan di Indonesia menyediakan jalur formal, nonformal, dan informal, seperti sekolah reguler, PKBM, homeschooling, dan Paket C, namun sebagian besar masih memerlukan kehadiran fisik. Banyak ATS tidak dapat hadir ke lokasi pembelajaran, sehingga PJJ menjadi alternatif dengan belajar mandiri. Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, dengan wilayah tersebar dan terpencil, membuat mendirikan satuan pendidikan baru biayanya besar dan jangkauannya terbatas. PJJ menawarkan cara yang lebih terjangkau dan inklusif untuk memastikan akses pendidikan bagi semua anak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 09.57
Akses Pendidikan Diperluas, Kemendikdasmen Siapkan PJJ untuk Anak Tidak Sekolah
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 08.03
5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu Dikirim ke SD dan SMP, Kemendikdasmen Perkuat Literasi Nasional
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 23.21
Audiensi dengan Kemendikdasmen, AMRI Kenalkan Tokoh Pembaharu Pendidikan Abad 18
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 19.30
Kemendikdasmen Sempurnakan TKA 2026, Ini Daftar Perubahannya
Berita terkait
Kemendikdasmen Terbitkan Surat Edaran Atur Pembelajaran bagi Sekolah Terdampak Karhutla
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 20.20
124 Anak Tidak Sekolah di Jatim Diusulkan Ikuti PJJ, 109 Sudah Lolos Verifikasi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 19.47
4 Jutaan Murid SMA Sederajat Daftar TKA 2026, Kemendikdasmen: Tes Dimulai 26 Oktober
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.15
MPR dan Kemendikdasmen Akan Perkuat Karakter Pancasila di Sekolah
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.37