Akses Pendidikan Diperluas, Kemendikdasmen Siapkan PJJ untuk Anak Tidak Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas akses pendidikan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang pendidikan menengah. Hingga Juli 2026, lebih dari 700 ATS telah terverifikasi dan siap belajar. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyatakan bahwa PJJ merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjangkau anak-anak yang selama ini belum memperoleh layanan pendidikan.
Program ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan semakin banyak anak dapat kembali mengakses pendidikan. Melalui penguatan tata kelola PJJ, pemerintah berupaya menjemput bola agar pendidikan lebih mudah dijangkau oleh ATS. Inisiatif ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan dan mendukung tercapainya cita-cita mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 21.24
Wamendikdasmen: PJJ Bentuk Negara Menjemput Bola, Tidak Sekadar Hadir
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 15.53
MPLS PJJ Dimulai 3 Agustus 2026, Libatkan 132 Sekolah di Seluruh Indonesia
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 14.17
Kemendikdasmen Perluas PJJ, ATS Bisa Belajar Mandiri dan Tetap dapat Ijazah
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.56
Mensos Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang II, Serentak di 65 Titik
Berita terkait
124 Anak Tidak Sekolah di Jatim Diusulkan Ikuti PJJ, 109 Sudah Lolos Verifikasi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 19.47
Kemendikdasmen Catat 253 Sekolah Terdampak Gempa NTT, 3 Murid dan 1 Guru Tewas
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Mendikdasmen: Program Renovasi Sekolah Prioritaskan yang Rusak Berat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.11
Presiden singgung studio belajar, Mendikdasmen: Sedang kami siapkan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.53