Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemensos Mobilisasi Logistik dan Santunan Korban Gempa NTT

Kementerian Sosial Republik Indonesia memobilisasi bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa bantuan meliputi tenda, selimut, makanan, paket logistik, dan pakaian untuk anak-anak serta ibu-ibu. Bantuan ini disiapkan melalui sentra Kemensos dan Dinas Sosial Provinsi NTT untuk didistribusikan ke beberapa kabupaten terdampak. Proses distribusi diarahkan ke wilayah seperti Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Sikka dengan total logistik tabung reguler sekitar 48 ton.

Mobilisasi bantuan diikuti dengan penyiapan sekitar 500 paket bantuan untuk masyarakat terdampak. Kemensos juga menyiapkan dapur umum untuk memproduksi sekitar 95.000 porsi makanan di satu wilayah dan sekitar 198.000 porsi di Kabupaten Manggarai. Namun, proses distribusi menghadapi kendala transportasi, terutama penggunaan kapal yang belum beroperasi optimal. Selain bantuan logistik, Kemensos menyiapkan santunan sebesar Rp15 juta per keluarga korban meninggal dunia, dengan data korban yang telah dikumpulkan dan diidentifikasi bersama pemerintah daerah.

Berdasarkan data BNPB, gempa magnitudo 7,7 di Flores menyebabkan 159 bangunan rusak berat, 49 rusak sedang, dan 38 rusak ringan hingga Minggu (16/8) sore. Dari 21 rumah sakit di Pulau Flores, 16 rumah sakit mengalami kerusakan berat, dan empat rumah sakit masih dapat beroperasi sebagian. Pemerintah pusat juga melakukan rapat koordinasi penanganan tanggap darurat bencana di Labuan Bajo, sementara PT Pertamina memastikan dukungan BBM untuk penanganan darurat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait