Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kendala Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai

Bantuan makanan dan tenda untuk warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur mulai disalurkan, namun distribusi belum optimal karena warga mengungsi tersebar di sejumlah titik. Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit menjelaskan bahwa penyaluran bantuan lebih mudah dilakukan ketika warga berkumpul di satu lokasi pengungsian, sementara sebagian masyarakat memilih bertahan di sekitar rumah masing-masing. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah masih melakukan pendataan warga terdampak melalui kepala desa dan perangkat desa sebelum bantuan disalurkan lebih lanjut.

Gempa susulan masih terjadi, termasuk pada Minggu pukul 04.00 dengan intensitas sekitar IV MMI. Herybertus meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi pemerintah, sambil mengingatkan agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Di sisi lain, Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto melaporkan bahwa posko medis mulai didatangi warga yang mengalami luka akibat gempa. Total korban meninggal dunia di wilayah Kecamatan Reo dan Reo Barat mencapai 12 orang, dengan empat korban berada di wilayah Reo Barat.

Proses pembersihan puing-puin belum dapat dilakukan karena petugas masih menunggu kedatangan alat berat. Akses menuju wilayah terdampak juga terhalang akibat longsor di Cibal yang menghambat jalan dari Ruteng ke Reo. Kebutuhan warga di lokasi pengungsian masih cukup besar, termasuk bahan makanan, selimut, tenda terpal, dan obat-obatan. Beberapa toko masih tertutup dan pasokan sembako kesulitan mencapai wilayah Reo akibat terputusnya akses jalan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait