Kepala BGN Ungkap Temuan Data Ganda Penerima MBG, Bakal Lakukan Penyisiran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan adanya temuan data ganda penerima Makan Bergizi Gratis (MBG). Data ganda ini terjadi ketika satu penerima tercatat menerima dua porsi karena terdaftar di dua lembagi pendidikan yang berbeda, seperti sekolah formal dan pondok pesantren. "Ya ada beberapa, misalnya contoh riil-nya itu ada anak didata di MTs tapi dia juga adalah santri pondok pesantren," kata Sudaryono. Untuk mengatasi masalah ini, BGN akan melakukan penyisiran data dengan berkoordinasi bersama Kemendikdasmen, Kementerian Kependudukan dan BKKBN, Kementerian Agama, hingga Kementerian Kesehatan guna mencapai data tunggal penerima MBG. "Sehingga kita betul-betul menemukan sebetulnya tuh jadi tidak ada dobel identitas gitu," jelasnya. Dampak dari temuan data ganda ini, BGN berencana mengurangi jumlah penerima MBG hingga 6 juta orang setelah proses penyisiran selesai dilakukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 22.10
Sudaryono Ungkap Temuan 6 Juta Data Ganda Calon Penerima MBG pada 2027
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.06
BGN Temukan 6 Juta Data Ganda Penerima Program MBG
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.23
Bos BGN Klarifikasi Isu 13 Ribu Dapur MBG Baru Segera Dibuka
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.00
Sudaryono Sebut 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi
Berita terkait
BGN Siapkan Radar MBG, Masyarakat Bisa Intip Menu Anak
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 06.05
BGN perkuat sinergi dengan pemda kawal pelaksanaan MBG di daerah
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 20.55
Kemendagri dan BGN Perkuat Sinergi, Optimalkan Peran Pemda Dukung MBG
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.30
Purbaya Temukan Sejumlah Kekurangan Program MBG
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.30