Insentif MBG Dirombak, dari Rp6 Juta per Hari Jadi Rp2.000 per Porsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai 5 Oktober 2026, insentif berubah dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi makanan. Perubahan ini bertujuan menciptakan keadilan dan efisiensi, menyesuaikan besaran insentif dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Dengan skema lama, SPPG dengan jumlah penerima yang berbeda tetap menerima Rp6 juta. Skema baru memberi insentif proporsional berdasarkan jumlah porsi yang disalurkan. Hanya SPPG yang beroperasi dan aktif melayani penerima manfaat yang mendapat insentif. SPPG yang suspensi atau tidak beroperasi tidak menerima insentif. Insentif Rp2.000 merupakan bagian dari total anggaran Rp15.000 per porsi, yang terdiri atas Rp10.000 untuk makanan, Rp3.000 untuk operasional, dan Rp2.000 untuk insentif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 08.30
Insentif Dapur MBG Diubah dari Rp 6 Juta/Hari Jadi Rp 2.000/Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
Dapur MBG Tidak Dapat Insentif Jika Sedang Suspend, Libur Sekolah, dan Bencana Alam
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.00
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
Berita terkait
Sekolah Bisa Tolak MBG, Bos BGN Beberkan Syaratnya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.41
Anggaran MBG Terserap Rp 139,77 Triliun hingga September 2026
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 22.00
BGN Ubah Skema Insentif MBG, Rp6 Juta Tak Lagi Rata untuk Semua Dapur
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 21.09
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG untuk Dialihkan ke Wilayah 3T
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 20.50