Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kesaksian Pengacara Keluarga Saat Makam Sutrimo Diekshumasi Polisi

Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo, yang dikait-kaitkan dengan kematian yang dianggap mencurigakan, di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8). Sutrimo sebelumnya ditemukan tewas dengan mulut berbusa di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kuasa hukum keluarga, Aan Rohaeni, menyatakan bahwa jenazah dalam kondisi utuh dan baik saat diangkat dari makam, meskipun terdapat pembesaran pada bagian perut. Keluarga memberikan izin untuk ekshumasi mengingat banyaknya informasi yang tidak jelas terkait kematian Sutrimo.

Tim forensik gabungan melakukan tiga tahapan pemeriksaan: pembongkaran makam, pemeriksaan luar jenazah, dan pemeriksaan bagian dalam. Para ahli termasuk dokter forensik medikolegal, ahli toksikologi, dan ahli DNA turut terlibat dalam analisis sampel. Sampel yang dikumpulkan akan dianalisis di laboratorium, dan diperkirakan hasilnya akan tersedia setelah dua hingga tiga minggu ke depan. Sementara itu, kuasa hukum Febrie Adriansyah membantah klaim bahwa Sutrimo pernah bekerja sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga), menyatakan bahwa Sutrimo lebih sering menjaga rumah kosong dan tidak bekerja secara langsung dengan Febrie.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait