Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke hingga 32 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kesepian dan isolasi sosial berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke hingga 32 persen, menurut temuan yang disampaikan oleh dr. Adam Prabata. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan emosional, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan fisik, khususnya pada jantung dan otak. American Heart Association (AHA) telah mengakui social isolation dan loneliness sebagai faktor risiko yang relevan terhadap kesehatan organ vital. Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya interaksi sosial yang berkelanjutan dapat memicu kondisi kronis yang berbahaya bagi nyawa. Dr. Adam menekankan pentingnya kesadaran akan dampak jangka panjang dari kesepian, karena banyak orang yang mengabaikannya sebagai sekadar perasaan sementara. Interaksi sosial yang cukup dan bermakna diperlukan untuk mencegah komplikasi serius pada sistem kardiovaskular dan saraf.
Bagikan
Berita terkait
Polling: Apa yang Kamu Lakukan untuk Mengusir Kesepian?
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.35
1 dari 6 Orang di Dunia Alami Kesepian, Psikolog Ungkap Cara Mengatasinya
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.05
Memahami Kondisi Tubuh Wanita setelah Menopause dan Cara Menjaganya
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.52
Sering Begadang? Ini 4 Alasan Medis Anda Harus Mulai Bangun Pagi
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.22