Kesulitan Cari Saksi-Ahli di Sidang Pembuktian, Denny Indrayana: Ini Perkara Punya Daya Tekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Denny Indrayana, mantan Wamenkumham, mengaku kesulitan mencari saksi dan ahli untuk sidang pembuktian PHPU Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu besar. MK hanya memberikan kuota lima orang saksi dan ahli. Denny menyebut perkara ini punya daya tekan yang tidak mudah, sehingga mencari saksi yang otoritarif, artikulatif, dan berani maju ke hadapan hakim konstitusi. Ia menekankan pentingnya saksi yang punya kredibilitas serta dapat menyampaikan pokok-pokok pikirannya secara jelas dan tegas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.25
Denny Indrayana Jawab Statement Jokowi Soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Yang Paling Penting Mana Bukti Tamat SMA-nya?
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.32
Denny Indrayana Menunggu Gibran dan Dua Menteri Prabowo di Gedung MK
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.10
Kader PSI Menghargai Gugatan Denny Indrayana cs terkait Ijazah SMA Gibran, 'Mereka Perlu Didengar'
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 08.49
Jelang Sidang Pembuktian 30 September! Denny Indrayana Desak MK Panggil Gibran dan 2 Menteri
Berita terkait
Denny Indrayana Minta MK Panggil Wapres Gibran hingga Menkum, Ini Alasannya
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.34
Denny Indrayana Rahasiakan Saksi dan Ahli Sidang PHPU Syarat Pendidikan Gibran: Tunggu Tanggal Mainnya
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.48
MK Masuk Agenda Pembuktian, Denny Indrayana Sebut Ada Fakta yang Lama Tertutup soal Gibran
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.35
Buntut Gugatan Diskualifikasi Gibran, Denny Indrayana Ungkap Mulai Muncul Tanda Kriminalisasi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 15.20