Ketahanan Energi Butuh Penguatan Industri Hulu Migas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penguatan industri hulu migas menjadi kunci ketahanan energi nasional. Andre Wijanarko IATMI menyatakan proses harus berjalan dari cadangan ke reserve, reserve ke project, project ke investment, dan investment ke production. Tantangan meliputi regulasi, keekonomian proyek, teknologi, infrastruktur, dan pengambilan keputusan. Industri hulu migas perlu memiliki kepastian kebijakan, daya saing investasi, dan eksekusi yang kuat. Upaya ini selaras dengan Asta Cita pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi. Pembukaan wilayah kerja migas baru diharapkan menciptakan peluang investasi baru dan menutup gap produksi. Kolaborasi antara pemerintah, industri, investor, akademisi, dan asosiasi profesi menjadi kunci keberhasilan. IATMI dengan 18.921 anggota termasuk 11.659 profesional, 642 akademisi, dan 6.620 mahasiswa berperan dalam mengoptimalkan sumber daya nasional. Total potensi cadangan di klaster migas diperkirakan mencapai 10 juta barel minyak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.33
IHSG Merah ke 6.436 Rabu Sore, 439 Saham Terbakar
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 14.17
Baru Menjabat, Menkeu Suahasil Diingatkan Tak Asal Kerek Imbal Hasil SBN
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 12.53
Rosan: Tambahan anggaran di atas pagu indikatif untuk tiga prioritas
kumparan · 16 September 2026 pukul 11.45
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi Rp 974,8 M
Berita terkait
Rupiah Melemah Tipis Jelang Pertemuan FOMC, Investor Pilih Wait and See
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.37
PDIP Soal Pengganti Suahasil Nazara: Semoga Menkeu Baru Tidak Kebanyakan Omon-Omon
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 23.11
Ekonom: Pemerintah harus Dorong Reinvestasi untuk Perkuat Rupiah
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.47
Ekonom UOB imbau perkuat reinvestasi bantu jaga stabilitas rupiah
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 21.27