Rupiah Melemah Tipis Jelang Pertemuan FOMC, Investor Pilih Wait and See
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah tipis 0,01% menjadi Rp17.696 per USD pada Rabu (16/9) sebagai investor menunggu hasil FOMC. Analis Lukman Leong menyatakan pasar masih bersikap wait and see menjelang rapat Fed yang diperkirakan kenaikan suku bunga 25 bps pertama kalinya sejak Juli 2023. Di pasar domestik, JISDOR Bank Indonesia turun ke Rp17.712 per USD. Pergerakan rupiah dipengaruhi koreksi indeks dolar AS, imbal hasil obligasi, dan harga minyak serta profit taking sebelum event penting.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 18.51
Rupiah Hari Ini Melemah ke 17.696, Investor Menanti Hasil Rapat The Fed
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.55
Rupiah bergerak datar seiring "wait and see" jelang pertemuan FOMC
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 10.43
Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 21.27
Ekonom UOB imbau perkuat reinvestasi bantu jaga stabilitas rupiah
Berita terkait
Ekonom: Pemerintah harus Dorong Reinvestasi untuk Perkuat Rupiah
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.47
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS di Tengah Pergantian Menkeu
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.56
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.02
Yield SUN Naik Jadi Penyangga Rupiah di Tengah Tekanan Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.21