Ketika Mobil Menjadi 'Senjata' di Jalan Raya India
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perselisihan di jalan raya India semakin sering berubah menjadi kekerasan, seperti kasus viral di Gurugram pada September 2025. Shivani Chauhan, pengendara sepeda motor berusia 27 tahun, diduga dikejar dan ditabrak sebuah mobil oleh pengemudi yang mengklaim ia disalip dan ditekan perlahan. Rekaman kamera di helm Chauhan memperlihatkan mobil menabraknya dari samping sebelum melarikan diri. Pengemudi mobil kemudian ditangkap dengan tuduhan percobaan pembunuhan dan penguntitan. Kasus serupa terjadi di Hassan dan Dehradun, termasuk insiden penembakan yang menewaskan seorang brigadir pensiunan. Pemerintah kota Daman bahkan mengadakan sesi ikrar keselamatan bagi pemilik SUV untuk mencegah penggunaan kendaraan sebagai alat intimidasi.
Data pemerintah menunjukkan rata-rata 485 kematian akibat kecelakaan lalu lintas per hari di India pada 2024, sementara penjualan SUV mencapai 2,63 juta unit atau 56% dari total penjualan mobil dalam 12 bulan hingga Maret 2026. Para ahli menilai fenomena ini berakar pada perilaku pengemudi yang merasa dominan dan terlindungi di dalam kendaraan besar, didorong oleh sensasi psikologis dan ilusi keadilan melalui pembalasan. Kamera di mana-mana kini merekam kejadian, namun belum cukup untuk mencegahnya karena minimnya penegakan hukum yang konsisten.
Bagikan
Berita terkait
Daftar Lengkap Perusahaan Dicabut Izinnya Usai Kebakaran Hutan
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.38
Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Tata Kelola & Kepatuhan Pelayaran Jadi Sorotan
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.12
158 Ribu Kecelakaan Terjadi pada 2025, Kemenhub: Korban Sebanyak 24.000 Orang
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.51
Bea Cukai Sampit Musnahkan 799.400 Batang Rokok dan 4.200 Liter MMEA Ilegal
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.24