Ketua DPD Minta Badan Restorasi Gambut Diperkuat Tangani Karhutla Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin meminta pemerintah memperkuat peran Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Menurutnya, karhutla gambut hampir terjadi setiap tahun dan berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat seperti udara yang sehat. Dia mengapresiasi upaya pemadaman yang sudah dilakukan pemerintah pusat dan daerah, namun menekankan pentingnya menggembleng semua sumber daya untuk membantu masyarakat Kalimantan. Sultan juga mendapatkan laporan bahwa banyak warga mengalami ISPA akibat kualitas udara yang buruk, yang berpotensi berdampak negatif pada kesehatan jangka panjang. DPD RI memberikan perhatian khusus terhadap bencana ini dan mendukung upaya restorasi ekosistem gambut secara intensif melalui agenda nasional. Sehingga peran BRG perlu diperkuat dengan kolaborasi semua pihak terkait, serta potensi ekosistem gambut dapat dieksplorasi sebagai sumber energi, lahan pertanian, dan tambak perikanan budidaya di masa depan. Saat ini tercatat 3.759 titik panas di Kalimantan Barat, dengan Kabupaten Ketapang sebagai wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak. Di Palangka Raya, kualitas udara masuk zona sangat tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 290,2 µg/m³ dan 132 kasus ISPA dilaporkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.00
Karhutla Kalimantan Makin Parah, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Greenpeace Soroti 592 Titik Karhutla di Kalimantan, Asap Mulai Menyeberang ke Malaysia
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.44
Kabut Asap Karhutla dari Kalimantan Selimuti Sarawak
Berita terkait
Potensi Asap Karhutla Kalimantan Sampai Pulau Jawa, Bakal Berkabut?
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.59
Terdampak Karhutla, KLH Sebut Kualitas Udara di Kalteng-Kalsel Berbahaya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.16
Karhutla Masih Kepung Kalimantan, Kualitas Udara Pontianak Terburuk
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.15
Hotspot Karhutla Sentuh 20 Ribu Titik, Kalteng dan Kalbar Paling Parah
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 15.15