Terdampak Karhutla, KLH Sebut Kualitas Udara di Kalteng-Kalsel Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melaporkan kualitas udara di dua provinsi Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), berada pada status 'berbahaya' akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Laporan ini disampaikan pada pukul 14.00 WIB, Selasa (22/9/2026), dalam konferensi pers daring yang diiklankan di YouTube Kemenko Polkam. Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara KLH, Edward Nixon Pakpahan, menyampaikan bahwa sembilan provinsi lain juga dipantau karena dampak karhutla, termasuk Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Sebagian besar provinsi ini berada pada status 'tidak sehat', 'sangat tidak sehat', hingga 'berbahaya'. KLH mengimbau masyarakat di daerah dengan status 'berbahaya' untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan lebih banyak berada di dalam ruangan, sesuai dengan Permen LH Nomor 14 Tahun 2020.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 September 2026 pukul 19.00
Akibat Karhutla, Udara di Kalimantan dan Sumsel Dikategorikan Tidak Sehat dan Berbahaya
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.45
Prabowo Perintahkan Raja Juli Tajam ke atas, Langsung Cabut 5 Izin
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.46
Hot Spot Kebakaran Hutan Turun, Kemenhut Ingatkan Waspada
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.52
100 Satwa Liar Diselamatkan dari Kebakaran Hutan, Orangutan Mendominasi
Berita terkait
Karhutla Masih Kepung Kalimantan, Kualitas Udara Pontianak Terburuk
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.15
Karhutla Kalimantan, Anggota DPR Minta Status Darurat Segera Dievaluasi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.57
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04
Daftar Lengkap Perusahaan Dicabut Izinnya Usai Kebakaran Hutan
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.38