Ketua DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Qur'an demi Miras: Sakiti Umat Islam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam aksi challenge hafalan Al-Qur'an yang berhadiah minuman keras (miras) di sebuah festival musik di Jakarta. Ia menyayangkan tindakan tersebut karena dinilai menyakiti perasaan umat Islam. Suhud menyampaikan kritik ini dalam keterangan kepada wartawan pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Suhud mengingatkan para pengusaha, khususnya pelaku usaha hiburan, agar tidak memainkan isu agama demi menarik perhatian pengunjung. Ia menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang dalam kegiatan hiburan lain di Jakarta. Menurutnya, pelaku usaha seharusnya mengedepankan inovasi bisnis yang sehat, dan gimik acara tidak boleh menyentuh ranah agama yang berpotensi menyinggung atau menistakan agama tertentu. Ia juga berharap kreativitas industri hiburan tetap memperhatikan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.
Aksi ini terjadi di booth produk miras dalam sebuah festival musik. Dalam video yang viral, pengunjung yang hafal surah Ad-Dhuha mendapat imbalan yang diduga miras. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.18
Wamenag soal Kasus Hafalan Qur'an demi Miras: Hukum Harus Ditegakkan
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.09
Pramono Kecam Keras Challenge Hafalan Quran Demi Miras: Menodai Agama
Berita terkait
Ormas Protes Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.26
Pramono Kecam Challenge Hafalan Qur'an demi Miras: Nodai Kehidupan Keagamaan
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.42
Andre Rosiade Kecam Promosi 'Hafal Quran Berhadiah Miras': Penistaan!
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.26
Momen HUT RI, Polres Bogor Musnahkan 1,5 Juta Butir Obat Keras dan 15 Ribu Botol Miras
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.28