Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketua Parlemen Iran Serukan Warga Hemat BBM Buntut Blokade AS

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, serukan warga negara untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) akibat kesulitan impor bahan bakar yang disebabkan oleh blokade angkatan laut Amerika Serikat. Ghalibaf menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar tanggung jawab atas konsumsi tinggi bukanlah warga rakyat, namun penghematan bahan bakar diperlukan untuk mengelola produksi domestik yang ada. Ia menekankan bahwa penghematan membutuhkan kebijaksanaan kolektif dan kerja sama seluruh rakyat Iran.

Blokade AS dilakukan sebagai respons terhadap penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang merupakan jalur kritis untuk pengiriman minyak dan gas. Selain itu, pemerintah AS juga mengumumkan serangkaian sanksi baru untuk mengisolasi ekonomi Iran lebih lanjut. Akibatnya, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Teheran. Wakil Presiden Iran sebelumnya mengakui bahwa produksi bensin dalam negeri tidak mencukupi dan tidak dapat diimpor akibat blokade.

Untuk mengatasi dampak inflasi yang meningkat dan prospek ekonomi yang suram, Ghalibaf juga mengumumkan rencana perluan untuk memperluas subsidi. Pemerintah dan parlemen Iran bertekad meningkatkan alokasi kredit untuk program subsidi pangan elektronik, terutama bagi kelompok pendapatan yang paling rentan terhadap tekanan ekonomi. Ghalibaf menegaskan bahwa kesejahteraan warga negara adalah prioritas utama pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait