Pengamat Ungkap Kriteria yang Cocok Pimpin NU: Paham Perubahan-Mampu Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, menekankan perlunya pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang mampu beradaptasi dengan perubahan demografi warga NU. Saat ini terjadi peningkatan jumlah anak muda, pertumbuhan kelas menengah melalui mobilitas vertikal, serta peningkatan tingkat pendidikan formal di kalangan warga NU, terutama di wilayah perkotaan. Selain itu, Hasanuddin mendorong agar kelompok perempuan diberikan ruang peran yang lebih luas dalam organisasi.
Untuk menghadapi tren tersebut, pemimpin NU diharapkan tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap masa depan Indonesia. Kriteria utama yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki visi dan gagasan relevan, serta kemampuan eksekusi untuk mengorkestrasi sumber daya organisasi. Hal ini penting agar generasi muda memiliki alasan nyata untuk tetap menjadi bagian dari NU di tengah perubahan zaman.
Bagikan
Berita terkait
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Jelang Muktamar ke-35 NU, Desakan Kepemimpinan Independen dan Berintegritas Menguat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.53
KH Ma'ruf Amin: Figur Ketum PBNU Harus Mampu Lakukan Perbaikan dan Mendamaikan
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 18.02
Waketum MUI sebut pemimpin harus adaptif hadapi transformasi digital
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.27