Pengamat Ungkap Kriteria yang Cocok Pimpin NU: Paham Perubahan-Mampu Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, menekankan perlunya pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang mampu beradaptasi dengan perubahan demografi warga NU. Saat ini terjadi peningkatan jumlah anak muda, pertumbuhan kelas menengah melalui mobilitas vertikal, serta peningkatan tingkat pendidikan formal di kalangan warga NU, terutama di wilayah perkotaan. Selain itu, Hasanuddin mendorong agar kelompok perempuan diberikan ruang peran yang lebih luas dalam organisasi.
Untuk menghadapi tren tersebut, pemimpin NU diharapkan tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap masa depan Indonesia. Kriteria utama yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki visi dan gagasan relevan, serta kemampuan eksekusi untuk mengorkestrasi sumber daya organisasi. Hal ini penting agar generasi muda memiliki alasan nyata untuk tetap menjadi bagian dari NU di tengah perubahan zaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 23.26
Ketua PBNU Sebut NU Abad Kedua Butuh Pemimpin Bervisi dan Mampu Eksekusi
Berita terkait
Kepala LEMIGAS Singgung Kontribusi Alumni dalam Reuni PPI di Kairo
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 00.21
PBNU Dinakhodai Mantan Pelaut, Momentum NU untuk Dorong Sektor Maritim Indonesia
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.04
NU Era Baru Diharap Tak jadi Bagian Orbit Kekuasaan
VOI · 6 September 2026 pukul 15.09
NU Baru: Di Antara Agama, Umat, dan Kekuasaan
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 09.42