Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KH Ma'ruf Amin: Figur Ketum PBNU Harus Mampu Lakukan Perbaikan dan Mendamaikan

KH Ma'ruf Amin, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyatakan bahwa calon Ketua Umum PBNU ke depan harus memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan dan mendamaikan kemuatan dalam organisasi. Hal ini disampaikannya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Menurutnya, kemampuan tersebut krusial agar PBNU dapat berjalan ke arah yang lebih baik.

KH Ma'ruf Amin menekankan bahwa penilaian harus berdasarkan kapasitas, bukan sekadar nama figur. Ia menyatakan, "Saya yang penting dia punya kemampuan melakukan perbaikan, mendamaikan kekuatan, melakukan perbaikan, mengembalikan pada jalurnya." Tanpa kemampuan ini, ia pesimis PBNU tidak akan mengalami kemajuan yang signifikan. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatirannya terhadap masa depan organisasi jika pemimpin yang terpilih tidak mampu menjalankan peran dengan efektif.

Saat ditanya tentang dukungan terhadap kandidat spesifik, Kiai Ma'ruf enggan memberikan nama, dengan alasan bahwa yang terpenting adalah melihat kemampuan dan kapasitas calon. Ia menegaskan, "Nama itu kita tidak bisa, kita lihat, kemampuannya." Hal ini sejalan dengan sikapnya yang mengedepankan substansi dalam memilih pemimpin organisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait