KH Ma'ruf Amin: Figur Ketum PBNU Harus Mampu Lakukan Perbaikan dan Mendamaikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Ma'ruf Amin, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyatakan bahwa calon Ketua Umum PBNU ke depan harus memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan dan mendamaikan kemuatan dalam organisasi. Hal ini disampaikannya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Menurutnya, kemampuan tersebut krusial agar PBNU dapat berjalan ke arah yang lebih baik.
KH Ma'ruf Amin menekankan bahwa penilaian harus berdasarkan kapasitas, bukan sekadar nama figur. Ia menyatakan, "Saya yang penting dia punya kemampuan melakukan perbaikan, mendamaikan kekuatan, melakukan perbaikan, mengembalikan pada jalurnya." Tanpa kemampuan ini, ia pesimis PBNU tidak akan mengalami kemajuan yang signifikan. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatirannya terhadap masa depan organisasi jika pemimpin yang terpilih tidak mampu menjalankan peran dengan efektif.
Saat ditanya tentang dukungan terhadap kandidat spesifik, Kiai Ma'ruf enggan memberikan nama, dengan alasan bahwa yang terpenting adalah melihat kemampuan dan kapasitas calon. Ia menegaskan, "Nama itu kita tidak bisa, kita lihat, kemampuannya." Hal ini sejalan dengan sikapnya yang mengedepankan substansi dalam memilih pemimpin organisasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.27
Waketum MUI sebut pemimpin harus adaptif hadapi transformasi digital
Berita terkait
Jangankan Gus Dur, Kiai Idham Chalid pun Tidak...
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 21.38
Ahok Ceritakan Alasan Terjun ke Politik, 'Orang Kaya Tidak Akan Pernah Bisa Lawan Pejabat'
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.00
Pelajaran Jeff Immelt: Pemimpin Harus Berani Memutuskan Saat Krisis
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 03.42
Memimpin Dengan Hati
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.31