Waketum MUI sebut pemimpin harus adaptif hadapi transformasi digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menyatakan pemimpin harus mampu beradaptasi terhadap perubahan digital dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat serta organisasi. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen penting dalam tata kelola organisasi modern dan dakwah masa kini. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Silaturahmi Nasional Majelis Alumni IPNU bertema 'Kepemimpinan NU yang Adaptif terhadap Perubahan Sosial' di Jakarta, Jumat (7/8).
Marsudi menjelaskan perkembangan teknologi digital merupakan bagian dari perubahan sosial yang perlu direspons oleh pemimpin, termasuk dalam pengelolaan organisasi dan pelaksanaan dakwah. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi juga diperlukan untuk membangun komunikasi dengan generasi muda yang tumbuh di tengah perkembangan digital. Selain itu, ia menekankan setiap pemimpin harus meninggalkan karya nyata atau legacy yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan organisasi. 'Seorang pemimpin, baik memimpin rumah tangga, organisasi, maupun negara, harus punya legacy atau tinggalan. Hukumnya wajib. Jangan sampai tidak punya peninggalan yang bermanfaat,' kata Marsudi.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan pemimpin dalam membangun gagasan, menyatukan perbedaan, dan mendorong kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan. Perpaduan nilai kepemimpinan dan kemampuan memanfaatkan teknologi diperlukan agar organisasi kemasyarakatan dan keagamaan tetap relevan serta mampu merespons perubahan kebutuhan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 18.02
KH Ma'ruf Amin: Figur Ketum PBNU Harus Mampu Lakukan Perbaikan dan Mendamaikan
Berita terkait
SATU UI Resmi Diluncurkan, Sistem Akademik Baru Mampu Layani 40.000 Akses Bersamaan
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 12.14
Datalabs Luncurkan Gemini Enterprise Xperience Center, Dorong Adopsi AI di Dunia Bisnis
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Ahok Ceritakan Alasan Terjun ke Politik, 'Orang Kaya Tidak Akan Pernah Bisa Lawan Pejabat'
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.00
BI Ungkap 3 Strategi Transformasi Pengelolaan Rupiah di Era Digital
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.14