Kinerja Tumbuh Solid, Blibli Catat Pendapatan Rp14,83 Triliun di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) mencatat pendapatan Rp14,83 triliun pada semester I 2026, tumbuh 55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp9,60 triliun. Pertumbuhan ini didukung kinerja positif di seluruh segmen usaha, terutama bisnis institusi dan jaringan toko fisik, di tengah persaingan industri ritel yang ketat. Pencapaian ini menunjukkan ketangguhan ekosistem omnichannel perusahaan di tengah pola belanja konsumen yang selektif.
Secara finansial, Blibli meningkatkan take rate dari 8,6% menjadi 9,0% dan mencatat pertumbuhan laba bruto sebelum diskon sebesar 17% secara tahunan. Efisiensi operasional membaik dengan rasio beban operasional terhadap total nilai transaksi turun dari 7,2% menjadi 6,3%, mendorong peningkatan margin EBITDA sebesar 170 basis poin. Pada semester I 2026, perusahaan membuka 36 toko baru, sehingga total hingga akhir Juni 2026 mencakup 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, satu toko fesyen dan olahraga, 60 gerai supermarket premium, serta 38 pusat pengalaman home and living.
Sinergi antara platform Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma menjadi keunggulan kompetitif, memperkuat pengalaman pelanggan melalui integrasi teknologi, logistik, jaringan toko fisik, dan pemanfaatan data.
Bagikan
Berita terkait
Persaingan Ritel Makin Ketat, Model Omnichannel Jadi Jalan Baru Mengejar Pertumbuhan
JawaPos · 18 September 2026 pukul 18.00
Blibli Buka Bisnis Baru Buat Pedagang, Jualan Online Makin Simpel
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.20
KAI Kantongi Pendapatan Rp 18 Triliun di Semester I 2026
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.45
Empat E-commerce Mulai Pungut Pajak per 1 November
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.15