Kisah Pilu Korban Banjir Bandang Nepal Kehilangan Keluarga di Depan Mata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dan tanah longsor di Nepal pada Rabu (26/08) menewaskan 389 orang dan membuat 910 orang hilang. Bencana ini menyebabkan kerusakan luas pada rumah, jalan, dan jembatan di distrik Nuwakot dan Rasuwa. Mayoritas korban tewas adalah warga asing, termasuk 517 orang dari negara lain, 44 personel militer, dan 28 anggota kepolisian. Kondisi ini memicu risiko gelombang kedua dan ketiga menurut pakar. Di Tibet, bencana menewaskan 3 orang dan membuat 558 orang hilang, termasuk 260 warga asing. Penyebab utama dikaitkan dengan runtuhnya gletser dan longsor, bukan gempa bumi. Infrastruktur penting seperti pembangkit listrik tenaga air dan jembatan di zona tersebut hancur. Kementerian Luar Negeri Indonesia sedang mencari informasi mengenai 45 warga Indonesia yang berada di Kathmandu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 10.50
Update Banjir Nepal: 392 Tewas dan 1.4678 Hilang, Ini Daftar 35 Negara yang Kehilangan Warganya
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.58
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Capai 289 Orang
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.45
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 95 Orang, 484 Masih Hilang
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 10.35
Longsor Bentuk Danau Baru di China-Nepal, Banjir Susulan Mengintai
Berita terkait
Fakta-fakta Banjir Dahsyat dan Tanah Longsor di Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
558 Orang Masih Hilang Usai Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.46
Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal, 8 Orang Tewas
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.18
Hujan Deras 2 Hari Picu Banjir dan Tanah Longsor Kebun Teh, 5 Tewas
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 21.20