Koalisi Masyarakat Ikut Soroti Tewasnya Serda Ahmad Muzzammil Farisa di Mess TNI AU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kematian Serda Ahmad Muzzammil Farisa di Mess TNI AU menjadi sorotan baru dari Koalisi Masyarakat Sipil. Kasus ini dianggap sebagai bukti gagalnya pembangunan kultur militer yang profesional di Indonesia. Menurut Centra Initiative Al Araf, peristita serupa yang berulang menunjukkan adanya masalah sistemik dalam organisasi TNI, termasuk pelatihan, pendidikan, pengawasan, dan penghukuman.
Al Araf menekankan bahwa prajurit perlu diberi pemahaman bahwa militer profesional berarti menghormati hukum, konstitusi, dan HAM. Kekerasan berlebihan yang bisa menyebabkan kematian, baik terhadap anggota TNI maupun masyarakat sipil, tidak boleh dibenarkan. Pendekatan kekerasan hanya sah saat menghadapi musuh asing dalam situasi perang sesuai doktrin TNI.
Lebih lanjut, Al Araf mempropose perbaikan sistem pengawasan dengan metode vertikal, di mana setiap atasan bertanggung jawab atas pengawasan anggotanya. Jika terjadi masalah, atasan juga harus dituntut pertanggungjawabannya. Pendekatan ini bertujuan memperkuat budaya disiplin berbasis penghormatan terhadap negara hukum dan hak asasi manusia.
Bagikan
Berita terkait
Koalisi Sipil Kecam Putusan Banding yang Ringankan Vonis Prajurit TNI Penyiram Andrie Yunus
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.45
Koalisi Masyarakat Sipil Pertanyakan Pengerahan TNI dalam Demo 27 Agustus 2026
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.13
Koalisi Sipil Soroti Panglima TNI soal Tanggung Jawab Keamanan
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 02.58
Terungkap Taktik China Mata-Matai Warga Dunia 24 Jam Penuh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.55