Komisi X DPR Desak Tata Kelola Penerimaan Maba Dievaluasi Buntut Kasus Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian meminta tata kelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) dievaluasi menyeluruh setelah KPK menduga praktik korupsi serupa terjadi di beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Universitas Negeri Lampung (Unila). Lalu menilai kasus ini bukan sekadar masalah individual, melainkan sistemik yang perlu ditindaklanjuti secara institusional. Ia menekankan agar proses PMB bersifat objektif, transparan, akuntabel, dan berbasis merit, tanpa intervensi atau transaksi. Karena dugaan praktik pengondisian juga ditemukan di kampus lain, Lalu meminta Kemdiktisaintek dan perguruan tinggi memperkuat pengawasan internal, transparasi kriteria seleksi, serta audit di setiap tahapan, khususnya pada jalur mandiri yang memiliki ruang diskresi lebih besar. Sebelumnya, KPK menyatakan penanganan kasus korupsi PMB di Unsoed sebagai kasus kedua setelah sebelumnya menangani kasus serupa di Unila pada 2022. KPK juga menerbitkan surat edaran sebagai upaya pencegahan sejak kasus Unila muncul.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.35
Muhadjir Sebut Pelaksanaan Haji Tak Boleh Bertentangan MoU Arab Saudi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.00
KPK Buka Peluang Panggil Bupati Rudy soal Korupsi di Bogor
VOI · 1 September 2026 pukul 19.49
KPK Ungkap Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Duit Proyek PUPR
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.40
Sidang Korupsi Kuota Haji, Saksi Akui Dititipi USD406 Ribu oleh Asrul Aziz Taba
Berita terkait
KPK Sita 60 Barang Bukti dari Ruang Rektorat Unsoed Kasus Suap PMB
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.16
Miris! KPK Temukan Surat Edaran Soal Perbaikan PMB Usai OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodik
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.00
Penggeledahan KPK di Kasus Unsoed: Temukan Bukti Dugaan Titipan Mahasiswa
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 23.56
Imbas Kasus Unsoed, KPK: Korupsi Sektor Pendidikan Ancaman bagi Masa Depan RI
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.05