Komoditas di Bursa Mineral Belum Final
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia masih menyiapkan skema bursa mineral dan komoditas strategis yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Prasetyo Hadi menyatakan komoditas utama seperti CPO, nikel, dan batu bara belum final untuk masuk bursa. Bursa yang akan dibentuk lebih mirip Icomex dengan mekanisme independen untuk penentuan harga, mengacu pada biaya domestik serta harga pasar dunia. Keberadaan ICDX masih dikaji, bisa digabungkan atau berdiri sendiri. Target pembukaan resmi: 1 Januari 2027 untuk memperkuat kedaulatan harga komoditas dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.36
Prabowo Ajukan M Sarjito Jadi Calon Tunggal Kepala Bursa Mineral
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Prabowo Sodorkan Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ke DPR, Siapa Sosoknya?
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Prabowo Siapkan Aturan Bursa Mineral, Komoditas Utama dan Kapan Jalan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Sawit Bakal Masuk Bursa Mineral, Begini Respons Pengusaha
Berita terkait
Industri Nikel Dukung Bursa Mineral, Dorong Indonesia Punya Acuan Harga Sendiri
kumparan · 4 September 2026 pukul 19.30
Bursa Mineral Bakal Jadi Penentu Harga Komoditas Andalan RI
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 12.45
Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027, RI Bidik Posisi Jadi Penentu Harga
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.15
Bahlil: Indonesia Bisa Tentukan Harga Komoditas SDA Lewat Bursa Mineral
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.53