Konflik Ukraina dan Korsel Masuk ke Babak Baru, Ini 5 Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyatakan Seoul siap mengambil 'langkah lebih lanjut' jika Ukraina tidak meminta maaf terbuka atas pengungkapan sepihak mengenai pemindahan dua tentara Korea Utara yang ditangkap saat bertempur untuk Rusia. Kedua tentara itu ditangkap oleh pasukan Ukraina pada awal 2023 lalu setelah dikerahkan bersama ribuan tentara Korea Utara untuk mendukung perang Rusia melawan Ukraina, sebagai imbalan atas bantuan ekonomi dan militer dari Pyongyang. Identitas kedua tawanan perang tersebut dapat diketahui karena sebelumnya pernah difoto oleh media Korea Selatan. Seoul mengungkapkan kepriwaian terhadap tindakan Ukraina dan memperingatkan bahwa keluarga para pembelot Korea Utara bisa menjadi sasaran tindakan balasan dari Pyongyang. Korea Utara dikenal sering melakukan tindakan balasan terhadap para pembelot dan keluarga mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 05.59
'Cara Minta Maaf' Korut ke Korsel: Rudal Balistik Mengudara
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.27
Korsel Tuntut Minta Maaf, Korut Balas Pakai Rudal Balistik
Berita terkait
Dituntut Korsel Minta Maaf, Korut Malah Tembakkan Rudal
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 05.38
Korut Bantah Dalangi Ledakan Ranjau, Korsel Ngotot Tuntut Minta Maaf
Detik.com · 30 September 2026 pukul 17.39
Korsel Sebut Ranjau Korut Picu Ledakan di Perbatasan: Langgar Gencatan!
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.12
Zelensky: Korut Bersiap Kerahkan 10.000 Tentara Lagi ke Rusia
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 08.11